CITRA DAN GUNA
A.
Citra
Image atau Citra didefinisikan sebagai a
picture of mind, yaitu suatu gambaran yang ada di dalam benak seseorang.
Citra dapat berubah menjadi buruk atau negatif, apabila kemudian ternyata tidak
didukung oleh kemampuan atau keadaan yang sebenarnya.
Bill Canton
mengatakan bahwa citra adalah kesan, perasaan, gambaran dari publik terhadap
perusahaan; kesan yang dengan sengaja diciptakan dari suatu objek, orang atau
organisasi. Menurut Philip Henslowe,
citra adalah kesan yang diperoleh dari tingkat pengetahuan dan pengertian
terhadap fakta (tentang orang-orang, produk atau situasi). Kemudian Rhenald
Kasali juga mendefinisikan citra sebagai kesan yang timbul
karena pemahaman akan suatu kenyataan. Pemahaman itu sendiri timbul karena
adanya informasi.
Sedangkan
Frank Jefkins
mengartikan citra sebagai kesan, gambaran atau impresi yang tepat (sesuai
dengan kenyataan yang sebenarnya) mengenai berbagai kebijakan, personel, produk,
atau jasa-jasa suatu organisasi atau perusahaan.
1. Jenis Citra
Ada beberapa jenis citra menurut Frank Jefkins yaitu:
a. Mirror Image (Citra Bayangan). Citra ini melekat
pada orang dalam atau anggota-anggota organisasi – biasanya adalah pemimpinnya
– mengenai anggapan pihak luar tentang organisasinya. Dalam kalimat lain, citra
bayangan adalah citra yang dianut oleh orang dalam mengenai pandangan luar,
terhadap organisasinya. Citra ini seringkali tidak tepat, bahkan hanya sekedar
ilusi, sebagai akibat dari tidak memadainya informasi, pengetahuan ataupun
pemahaman yang dimiliki oleh kalangan dalam organisasi itu mengenai pendapat
atau pandangan pihak-pihak luar. Dalam situasi yang biasa, sering muncul
fantasi semua orang menyukai kita.
b. Current Image (Citra yang Berlaku). Citra yang
berlaku adalah suatu citra atau pandangan yang dianut oleh pihak-pihak luar
mengenai suatu organisasi. Citra ini sepenuhnya ditentukan oleh
banyak-sedikitnya informasi yang dimiliki oleh mereka yang mempercayainya.
c. Multiple Image (Citra Majemuk). Yaitu adanya image
yang bermacam-macam dari publiknya terhadap organisasi tertentu yang
ditimbulkan oleh mereka yang mewakili organisasi kita dengan tingkah laku yang
berbeda-beda atau tidak seirama dengan tujuan atau asas organisasi kita.
d. Corporate Image (Citra Perusahaan). Apa yang
dimaksud dengan citra perusahaan adalah citra dari suatu organisasi secara
keseluruhan, jadi bukan sekedar citra atas produk dan pelayanannya.
e. Wish Image (Citra Yang Diharapkan). Citra
harapan adalah suatu citra yang diinginkan oleh pihak manajemen atau suatu
organisasi. Citra yang diharapkn biasanya dirumuskan dan diterapkan untuk
sesuatu yang relatif baru, ketika khalayak belum memiliki informasi yang
memadai mengenainya.
2. Penggambaran Citra
Menurut Nimoeno citra itu sendiri digambarkan melalui persepsi-kognisi-motivasi-sikap:“....proses-proses psikodinamis yang berlangsung pada individu konsumen berkisar antara komponen-komponen persepsi, kognisi, motivasi dan sikap konsumen terhadap produk. Keempat komponen itu diartikan sebagai mental representation (citra) dari stimulus.”
Empat komponen tersebut dapat diartikan sebagai:
a. Persepsi. Diartikan sebagai hasil pengamatan terhadap unsur lingkungan yang dikaitkan dengan suatu proses pemaknaan. Dengan kata lain, individu akan memberikan makna terhadap rangsang berdasarkan pengalamannya mengenai rangsang. Kemampuan mempersepsi itulah yang dapat melanjutkan proses pembentukan citra.
b. Kognisi.Yaitu suatu keyakinan diri individu terhadap stimulus. Keyakinan ini akan timbul apabila individu telah mengerti rangsang tersebut, sehingga individu harus diberikan informasi-informasi yang cukup yang dapat memengaruhi perkembangan informasinya.
c. Motif, Adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai tujuan.
d. Sikap.Adalah kecenderungan bertindak, berpersepsi, berpikir dan merasa dalam menghadapi objek, ide, situasi atau nilai. Sikap bukan perilaku, tetapi merupakan kecenderungan untuk berperilaku dengan cara-cara tertentu.
B. GUNA
Guna artinya adalah manfaat, berguna yang diberikan untuk seorang anak
Laki-Laki. Nama Guna berasal dari Jawa (Indonesia), dengan huruf awal G
dan terdiri atas 4 huruf. Kata Guna memiliki pengertian, definisi, maksud
atau makna manfaat, berguna, bisa digunakan untuk nama bayi (nama anak), nama
perusahaan, nama merek produk, nama tempat, dan lain sebagainya. Kata
Guna yang bermakna manfaat, berguna serta berasal dari Jawa (Indonesia) ini
boleh anda gunakan selama arti Guna tidak berkonotasi negatif di lingkungan
anda.
Informasi Lebih Rinci (Detil)
:
Kata / Nama : Guna
Arti Nama : manfaat, berguna
Asal Nama : Jawa
(Indonesia)
Jenis Kelamin Nama :
Laki-Laki
Huruf Awal Nama : G
Jumlah Huruf Nama : 4
Huruf
Kesimpulan dari Nama
Guna :
Kesimpulan 1 :
Pengertian atau arti nama Guna adalah manfaat, berguna
Kesimpulan 2 :
Salah satu bentuk nama yang memiliki arti manfaat, berguna yaitu adalah nama Guna
Kesimpulan 3 :
Nama Guna yang berarti manfaat, berguna adalah nama untuk manusia berjenis
kelamin Laki-Laki
Kesimpulan 4 :
Nama Guna asal-muasalnya dari Jawa (Indonesia) yang mempunyai makna manfaat,
berguna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar